- Tandus bumi ini tak berubah Kontang
- tanah ini terserlah Gersang tempat ini penuh sejarah
- Begitu sempurna ciptaan Allah
- Rona di bumi Ashabul Kahfi Menyihir jiwaku
- Menggamit ragaku Memaut atmaku
- Mersik jiwaku Melagukan melodi
- syahdu Menghakis memori pilu
- Menghambat rasa rindu
- Karat hatiku tercuci
- Dek suasana iman yang murni
- Ghairah dunia sirna pergi
- Rindu akhirat tumbuh meninggi
- Tadhiyah*
- mengajarku erti kejayaan Ukhuwwah
- mengajarku erti kehidupan
- Wahai bulan saksikanlah
- Wahai bintang perhatikanlah
- Malam ini aku kan pergi Menjengah sebuah dimensi.
Showing posts with label puisi. Show all posts
Showing posts with label puisi. Show all posts
Saturday, September 8, 2012
dimensi baru
Sunday, May 29, 2011
surat Untuk ALLAH
Kepada Yang Maha Terhormat
Allah Subhanawa Ta’ala
di Arsynya yang tertinggi
Ya Allah….
Disurat ini aku ingin mengucapkan syukur Alhamdullilahirabbil alamin untuk nikmat-nikmat MU yang begitu besar…
Untuk Keindahan cara Mu menjawab doa2ku….
Untuk semua rahmat dan hidayah MU pada ku….
Ya Allah…. Yang Maha Pengasih dan Pemurah,
Shalawat serta Salam hamba haturkan pada Nabi Muhammad SWT…
Sang kekasihMu.. Penyempurna akhlak manusia…
Tiada suri tauladan yang lebih sempurna dari Rasullulah…
Apalah jadinya hidup hamba tanpa tuntunan dari Hadits2Nya….
Ya Allah….
Ampunilah dosa hambamu ini yang hina dina ini…
yang seringkali khilaf dan penuh dosa…
Yang seringkali bodoh terhadap petunjuk2Mu…
Yang seringkali lupa akan tuntunanMu….
Ya Allah…..
Ku Mohon…
Terimalah seluruh amal ibadahku dan sujud2 ku sebagai wujud syukurku padaMU….
Terimalah cinta dari hambaMU ini dari hati yang seringkali menomor sekian diriMu…
Apalah daya hamba selain karena pertolonganMU…
Karena Engkaulah sebaik-baiknya penolong dan pelindung….
Ya Allah…..
Karuniakanlah kepada kami kekuatan untuk menghadapi semua keputusan dan ujian yang menyertai hidupku…
Ingatkanlah aku kepadaMu dikala ku muda dan memiliki waktu luang….
Ingatkanlah kepadaku KepadaMu dikala diriku lemah dan jauh dari diriMu….
Tuesday, March 8, 2011
Mencari Kembali Sinar Kebenaran
Hari demi hari aku tewas
Dan kalah dengan perasaan
Semakin hari semakin menjerat sanubari
Untuk berlari dan terus berlari
Mencari sesuatu yang ‘bebas’
Dan jawapan pada seribu persoalan
Demi memuaskan hati semua pihak
Tanpa fikir dimana langkah kakiku terhenti
Sama ada sedar atau tidak
Kakiku telah terhenti
Dipersimpangan yang salah
Simpang yang berliku, berlopak dan bercabang
Berjalan dan terus berjalan
Walau jalan yang dilalui itu
Sememangnya telah nyata
Jauh terpesong
Dari jalan yang sebenar
Hati penuh gelisah
Terus berjalan demi berjalan
Dan tak tahu dimana garis penamat
Untuk mendapat apa yang diingini
Dalam satu keadaan jalan yang sangat mengelirukan
Lagi curam
Seorang insan
menunjukkan jalan yang sebenar
Untuk aku lalui
Bukan jalan yang aku telah lalui
Dengan hanya berpandukan ‘bisikkan perasaan’
Bukan akal
Lantaran kecewa dan penuh bercelaru
Itulah pertolongan ilahi padaku
Memimpin aku kepada-NYA semula
Dengan perantara insan bernama manusia
hanya teguran
membuatku terbangun dari lena
tersedar dari tindakan tanpa kawalan
Bukankah Allah sayang padaku!
Tidak membiarkan aku lama terhenti diantara
jalan yang banyak cabang
yang tidak jumpa garis penamat
Jalan yang akan membawaku keluar
Dari Jalan yang selama ini aku perjuangkan
Alhamdulillah
Jalan ke hadapan diteruskan jua
Melangkah demi melangkah
Mencari kembali sinar kebenaran
Meneruskan semula perjuangan
Tersemat kukuh didasar hati
KALAM ALLAH adalah SEGALANYA
Disitulah kedamaian,ketenangan, kegembiraan dan kebahagiaan
Segala pujian kembali pada-NYA….
Tuesday, February 22, 2011
Kasih Sayang Dan Persamaan _-_ Khalil Gibran_-_
Sahabatku yang papa, jika engkau mengetahui, bahawa Kemiskinan yang membuatmu sengsara itu mampu menjelaskan pengetahuan tentang Keadilan dan pengertian tentang Kehidupan, maka engkau pasti berpuas hati dengan nasibmu.
Kusebut pengetahuan tentang Keadilan : Kerana orang kaya terlalu sibuk mengumpul harta utk mencari pengetahuan. Dan kusebut pengertian tentang Kehidupan : Kerana orang yang kuat terlalu berhasrat mengejar kekuatan dan keagungan bagi menempuh jalan kebenaran.
Bergembiralah, sahabatku yang papa, kerana engkau merupakan penyambung lidah Keadilan dan Kitab tentang Kehidupan. Tenanglah, kerana engkau merupakan sumber kebajikan bagi mereka yang memerintah terhadapmu, dan tiang kejujuran bagi mereka yang membimbingmu.
Jika engkau menyedari, sahabatku yang papa, bahawa malang yang menimpamu dalam hidup merupakan kekuatan yang menerangi hatimu, dan membangkitkan jiwamu dari ceruk ejekan ke singgahsana kehormatan, maka engkau akan merasa berpuas hati kerana pengalamanmu, dan engkau akan memandangnya sebagai pembimbing, serta membuatmu bijaksana.
Kehidupan ialah suatu rantai yang tersusun oleh banyak mata rantai yang berlainan. Duka merupakan salah satu mata rantai emas antara penyerahan terhadap masa kini dan harapan? masa depan. Antara tidur dan jaga, di luar fajar merekah.
Sahabatku yang papa, Kemiskinan menyalakan api
keagungan jiwa, sedangkan kemewahan memperlihatkan keburukannya. Duka melembutkan perasaan, dan Suka mengubati hati yang luka. Bila Duka dan kemelaratan dihilangkan, jiwa manusia akan menjadi batu tulis yang kosong, hanya memperlihatkan kemewahan dan kerakusan.
Ingatlah, bahawa keimanan itu adalah peribadi sejati Manusia. Tidak dapat ditukar dengan emas; tidak dapat dikumpul seperti harta kekayaan. Mereka yang mewah sering meminggirkan keimananan, dan mendakap erat emasnya.
Orang muda sekarang jangan sampai meninggalkan Keimananmu, dan hanya mengejar kepuasan diri dan kesenangan semata.? Orang-orang papa yang
kusayangi, saat bersama isteri dan anak sekembalinya dari ladang merupakan waktu yang paling mesra bagi keluarga, sebagai lambang kebahagiaan bagi takdir angkatan yang akan datang. Tapi hidup orang yang senang bermewah-mewahan dan mengumpul emas, pada hakikatnya seperti hidup cacing di dalam kuburan. Itu menandakan ketakutan.
Air mata yang kutangiskan, wahai sahabatku yang papa, lebih murni daripada tawa ria orang yang ingin melupakannya, dan lebih manis daripada ejekan seorang pencemuh. Air mata ini membersihkan hati dan kuman benci, dan mengajar manusia ikut merasakan pedihnya hati yang patah.
Benih yang kautaburkan bagi si kaya, dan akan kau tuai nanti, akan kembali pada sumbernya, sesuai dengan Hukum Alam. Dan dukacita yang kausandang, akan dikembalikan menjadi sukacita oleh kehendak Syurga. Dan angkatan mendatang akan mempelajari Dukacita dan Kemelaratan sebagai pelajaran tentang Kasih Sayang dan Persamaan.
Kusebut pengetahuan tentang Keadilan : Kerana orang kaya terlalu sibuk mengumpul harta utk mencari pengetahuan. Dan kusebut pengertian tentang Kehidupan : Kerana orang yang kuat terlalu berhasrat mengejar kekuatan dan keagungan bagi menempuh jalan kebenaran.
Bergembiralah, sahabatku yang papa, kerana engkau merupakan penyambung lidah Keadilan dan Kitab tentang Kehidupan. Tenanglah, kerana engkau merupakan sumber kebajikan bagi mereka yang memerintah terhadapmu, dan tiang kejujuran bagi mereka yang membimbingmu.
Jika engkau menyedari, sahabatku yang papa, bahawa malang yang menimpamu dalam hidup merupakan kekuatan yang menerangi hatimu, dan membangkitkan jiwamu dari ceruk ejekan ke singgahsana kehormatan, maka engkau akan merasa berpuas hati kerana pengalamanmu, dan engkau akan memandangnya sebagai pembimbing, serta membuatmu bijaksana.
Kehidupan ialah suatu rantai yang tersusun oleh banyak mata rantai yang berlainan. Duka merupakan salah satu mata rantai emas antara penyerahan terhadap masa kini dan harapan? masa depan. Antara tidur dan jaga, di luar fajar merekah.
Sahabatku yang papa, Kemiskinan menyalakan api
keagungan jiwa, sedangkan kemewahan memperlihatkan keburukannya. Duka melembutkan perasaan, dan Suka mengubati hati yang luka. Bila Duka dan kemelaratan dihilangkan, jiwa manusia akan menjadi batu tulis yang kosong, hanya memperlihatkan kemewahan dan kerakusan.
Ingatlah, bahawa keimanan itu adalah peribadi sejati Manusia. Tidak dapat ditukar dengan emas; tidak dapat dikumpul seperti harta kekayaan. Mereka yang mewah sering meminggirkan keimananan, dan mendakap erat emasnya.
Orang muda sekarang jangan sampai meninggalkan Keimananmu, dan hanya mengejar kepuasan diri dan kesenangan semata.? Orang-orang papa yang
kusayangi, saat bersama isteri dan anak sekembalinya dari ladang merupakan waktu yang paling mesra bagi keluarga, sebagai lambang kebahagiaan bagi takdir angkatan yang akan datang. Tapi hidup orang yang senang bermewah-mewahan dan mengumpul emas, pada hakikatnya seperti hidup cacing di dalam kuburan. Itu menandakan ketakutan.
Air mata yang kutangiskan, wahai sahabatku yang papa, lebih murni daripada tawa ria orang yang ingin melupakannya, dan lebih manis daripada ejekan seorang pencemuh. Air mata ini membersihkan hati dan kuman benci, dan mengajar manusia ikut merasakan pedihnya hati yang patah.
Benih yang kautaburkan bagi si kaya, dan akan kau tuai nanti, akan kembali pada sumbernya, sesuai dengan Hukum Alam. Dan dukacita yang kausandang, akan dikembalikan menjadi sukacita oleh kehendak Syurga. Dan angkatan mendatang akan mempelajari Dukacita dan Kemelaratan sebagai pelajaran tentang Kasih Sayang dan Persamaan.
CINTA
kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?ketika kita menangis?
ketika kita membayangkan?
itu karena hal terindah di dunia tdk terlihat
ketika kita menemukan seseorang yang
keunikannya sejalan dengan kita, kita bergabung
dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan
serupa yang dinamakan cinta.
Ada hal2 yang tidak ingin kita lepaskan,
seseorang yang tidak ingin kita tinggalkan,
tapi melepaskan bukan akhir dari dunia,
melainkan suatu awal kehidupan baru,
kebahagiaan ada untuk mereka yang tersakiti,
mereka yang telah dan tengah mencari dan
mereka yang telah mencoba.
karena merekalah yang bisa menghargai betapa
pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan
mereka.
Cinta yang sebenarnya adalah ketika kamu
menitikan air mata dan masih peduli terhadapnya,
adalah ketika dia tidak memperdulikanmu dan
kamu masih menunggunya dengan setia.
Adalah ketika di mulai mencintai orang lain dan
kamu masih bisa tersenyum dan berkata
"aku turut berbahagia untukmu"
Apabila cinta tidak bertemu bebaskan dirimu,
biarkan hatimu kembalike alam bebas lagi.
kau mungkin menyadari, bahwa kamu menemukan
cinta dan kehilangannya, tapi ketika cinta itu mati
kamu tidak perlu mati bersama cinta itu.
Orang yang bahagia bukanlah mereka yang selalu
mendapatkan keinginannya, melainkan mereka
yang tetap bangkit ketika mereka jatuh, entah
bagaimana dalam perjalanan kehidupan.
kamu belajar lebih banyak tentang dirimu sendiri
dan menyadari bahwa penyesalan tidak
seharusnya ada, cintamu akan tetap di hatinya
sebagai penghargaan abadi atas pilihan2 hidup
yang telah kau buat.
Teman sejati, mengerti ketika kamu berkata "aku lupa"
menunggu selamanya ketika kamu berkata "tunggu sebentar"
tetap tinggal ketika kamu berkata "tinggalkan aku sendiri"
mebuka pintu meski kamu belum mengetuk dan
belum berkata "bolehkah saya masuk ?"
mencintai juga bukanlah bagaimana kamu
melupakan dia bila ia berbuat kesalahan,
melainkan bagaimana kamu memaafkan.
Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan,
melainkan bagaimana kamu mengerti.
bukanlah apa yang kamu lihat, melainkan apa
yang kamu rasa,
bukanlah bagaimana kamu melepaskan melainkan
bagaimana kamu bertahan.
Mungkin akan tiba saatnya di mana kamu harus
berhenti mencintai seseorang, bukan karena orang
itu berhenti mencintai kita melainkan karena kita
menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia
apabila kita melepaskannya.
kadangkala, orang yang paling mencintaimu adalah
orang yang tak pernah menyatakan cinta
kepadamu, karena takut kau berpaling dan
memberi jarak, dan bila suatu saat pergi, kau akan
menyadari bahwa dia adalah cinta yang tak kau sadari
Ketika seekor Beo bercakap
Seekor beo melihat bayangannya sendiri,di dalam cermin,
berhadapan dengannya.
Sang Guru tersembunyi di balik cermin:
Pemilik yang sangat berpengetahun dan fasih
itulah yang sebenarnya berbicara.
Si beo kecil mengira bahwa kata yang disampaikan perlahan
itu diucapkan oleh beo dalam cermin.
Demikianlah, dia belajar ucapan bahasa manusia dari
'sejenisnya sendiri;' tanpa
menyadari yang sebenarnya terjadi.
(Sang Pemilik) mengajarinya dari balik cermin;
jika tidak demikian, si beo tidak pernah bercakap,
dia tidak mau belajar kecuali dari yang sejenis dengannya.
Sebenarnya dia belajar bercakap dari seorang yang berpengetahuan,
tapi dia tidak paham cara dan rahasia dibaliknya.
Dia mendengar ucapan, kata demi kata,
dari sang Lelaki Pemilik;
tapi apa ada cara belajar lain, bagi seekor beo kecil?
Seperti itulah, murid yang masih mementingkan diri sendiri,
tak melihat dalam cermin raga Sang Guru,
kecuali dirinya-sendiri.
Bagaimana mungkin dia melihat Akal Sejati di balik cermin,
ketika diberi nasehat dan pengajian?
Dia mengira pembicaraan Lelaki itu suatu hal biasa saja;
sedangkan mengenai hal satunya lagi, Akal Sejati,
tidaklah diketahuinya.
Dia belajar tentang kata-kata,
sedangkan tentang rahasia-abadi,
tidaklah dapat diketahuinya;
karena dia seekor beo,
bukan seorang sahabat-jalan-sejati.
Begitu pula, sebagian orang dapat bersiul bagaikan burung,
karena itu hanya soal ketrampilan lidah dan tenggorokan.
Tetapi mereka tidak paham makna bahasa burung, kecuali
Sulaiman yang agung, sang pemilik 'bashirah.'
Banyak yang belajar istilah-istilah Sufi, dan tampak kemilau
mempesona di mimbar dan majelis.
Tiada sedikitpun anugerah bagi mereka, kecuali
basa-basi duniawi;
sampai dengan datang rahmat Ilahiah yang menunjukkan
jalan yang sebenarnya.
__________
(Rumi: Matsnavi, V no 1430 - 1444, terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Nicholson
Friday, February 18, 2011
kehidupan ku
Suatu hari.. pernah kurenungi…
adakah seorang insan yang mengerti..
apakah arti kehidupan ini…
adakah seorang insan yang mengerti..
apakah arti kehidupan ini…
pernah kucari arti cinta sejati
namun yang kutemui barulah mimpi..
suatu mimpi kosong yang tak bertepi
apakah salah hati ini
ingin memiliki sebuah cinta sejati..
namun yang kutemui barulah mimpi..
suatu mimpi kosong yang tak bertepi
apakah salah hati ini
ingin memiliki sebuah cinta sejati..
apakah arti sebuah persahabatan sejati
apakah itu juga sebuah mimpi.. ?
jika benar, apalah arti semua ini..
sudah banyak hari kujalani
waktu demi waktu…
apakah itu juga sebuah mimpi.. ?
jika benar, apalah arti semua ini..
sudah banyak hari kujalani
waktu demi waktu…
semua seakan hanyalah ilusi..
ilusi yang tiada memiliki arti
ilusi yang tiada memiliki arti
namun akhirnya satu hal kusadari
hanya Dia yang sungguh mengerti,
tentang semua arti kehidupan ini..
kekosongan hati ini
tidak lagi diisi dengan benci..
tak ada yang lebih murni
dari kesucian cinta Ilahi
Cinta-Nya yang begitu Indah
hanya Dia yang sungguh mengerti,
tentang semua arti kehidupan ini..
kekosongan hati ini
tidak lagi diisi dengan benci..
tak ada yang lebih murni
dari kesucian cinta Ilahi
Cinta-Nya yang begitu Indah
Saturday, November 13, 2010
Dijalan Bahagia
Di jalan bahagia initerasa keinsafan
terasa kehambaan
terasa kelemahan
terasa takut kepadaNya.
Di jalan bahagia ini
terasa ingin sederhana
terasa cukup segalanya
terasa zuhud kepadaNya
terasa syukur kepadaNya.
Di jalan bahagia ini
bersama hidayahNya
terasa bermujahadah
terasa berhijrah
terasa bermujahadah diri.
Di jalan bahagia ini
bersama keimanan
bersama amalan
bersama kasih sayang
bersama ketaqwaanNya.
Di jalan bahagia ini
terasa cinta Ilahi
mengingatiNya menjadi tenang
terasa kebesaranNya
beribadah kepadaNya penuh khusyuk.
Di jalan bahagia ini
terasa cinta RasulNya
berselawat kepadanya
dengan dihayati
kagum dengan sunnahnya
terpesona dengan akhlaknya.
Di jalan bahagia ini
berpandukan al-Quran
berpandukan as-Sunnah
menghayati kitabNya
mengamalkan sunnah RasulNya.
Di jalan bahagia ini
indahnya hidup bersama Ilahi
indahnya hidup bersama Nabi
bersama keredhaanNya
bersama perlindunganNya.
Xin shang de rasulullah(kekasihku Rasulullah)
Xin shang de Rasulullahren er you xiao de mian
pang ta cheng zai shen qiu
gei wo chun guang.
Xin shang de Rasulullah
ren er you duo shao bao
zang ta neng zai hei yei
gei wo tai yang.
Kekasihku Rasulullah
senyumanmu memberi wajah
musim bunga dalam
musim luruh.
Kekasihku Rasulullah
cahayamu menyuluh
pada malam
berjelaga penuh.
Gubahan oleh:M.A.Uswah
Subscribe to:
Posts (Atom)

