Monday, November 8, 2010

Rahasia Dzikir

Otak menjalankan aktivitas bio-elektrik yang melibatkan sekumpulan saraf yang dipertanggungjawabkan untuk melakukan tugas-tugas tertentu untuk memungkinkan ia bekerja dengan sempurna. Setiap hari 14 juta saraf yang membentuk otak ini berinteraksi dengan 16 juta saraf tubuh yang lain. Semua aktivitas yang kita lakukan dan pemahaman atau ilmu yang kita peroleh adalah natijah dari aliran interaksi bio-elektrik yang tidak terbatas.

Oleh itu, apabila seorang itu berzikir dengan mengulangi kalimat-kalimat Allah, seperti Subhanallah, beberapa area otak yang terlibat menjadi aktif. Ini menyebabkan terjadinya satu aliran bio-listrik di wilayah saraf otak tersebut. Bila zikir disebut berulang-ulang kali, aktivitas saraf ini menjadi bertambah aktif dan turut menambah tenaga bio-listrik. Lama-kelamaan kelompok saraf yang sangat aktif ini mempengaruhi kumpulan saraf yang lain untuk turut sama aktif. Dengan itu, otak menjadi aktif secara keseluruhan.

Otak mulai memahami hal baru, melihat dari sudut perspektif berbeda dan semakin kreatif dan kritis, sedang sebelum berzikir otak tidak begini. Otak yang segar dan cergas secara tidak langsung mempengaruhi hati untuk melakukan kebaikan dan menerima kebenaran.
Hasil penelitian laboratorium yang dilakukan terhadap subjek ini dimuat dalam majalah Scientific American, keluaran Desember 1993. satu penelitian yang dilakukan di Universitas Washington dan ujian ini dilakukan melalui tes pemindaian PET yang mengukur kadar aktivitas otak manusia secara tidak sadar.

Dalam penelitian ini, sukarelawan diberikan satu daftar kata benda. Mereka dikehendaki membaca setiap kata tersebut satu persatu dan mengaitkan kata-kata dengan kata kerja yang berhubungan. Bila sukarelawan melakukan tugas mereka, beberapa bagian berbeda otak menampilkan peningkatan aktivitas saraf, termasuk di bagian depan otak dan korteks.

Menariknya, saat sukarelawan ini mengulangi daftar kata yang sama berulang-ulang kali, aktivitas saraf otak menyebar pada area lain dan mengaktifkan area saraf lainnya. Bila daftar kata baru diberikan kepada mereka, aktivitas saraf kembali meningkat di area pertama. Ini sekaligus membuktikan secara ilmiah bahwa kata yang diulang-ulang seperti perbuatan berzikir, terbukti meningkatkan kebugaran otak dan menambah kemampuannya.

No comments:

Post a Comment